Kita mulai ya…
Ada banyak hal yang terkait dengan kulit. Setiap makhluk hidup memiliki kulitnya masing-masing. Ada yang keras, lembek, kuat, lemah, etc. Yang paling dekat dulu ya, kulit kita. 😁🌸
Kulit kita adalah bagian terluar yang melingkupi tubuh. Seluruh tubuh. Pada kulit kita tumbuh rambut seperti yang ada di kepala ataupun rambut-rambut kecil yang halus. Selain rambut, sebagian besar kulit kita terdiri dari pori-pori.
Ada yang tahu apa itu pori-pori?
Pori-pori itu adalah lubang-lubang kecil yang ada di kulit.
Fungsinya apa?
Fungsinya adalah sebagai saluran untuk mengeluarkan zat-zat yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh. Nah, keringat yang kita hasilkan dikeluarkan melalui pori-pori ini. 🙂
Lalu, ada yang tahu kenapa keringat kita mengeluarkan aroma yang tidak enak?
Ternyata, ini konspirasi antara keringat kita dengan bakteri di tubuh kita. Keringat kita kan mengandung zat-zat yang tidak dibutuhkan, mulai dari amonia dll lah. Nah, bakteri kemudian menguraikannya. Lalu keluarlah aroma yang kurang enak dibaui. Kok bisa, kan bakteri kecil? Jangan salah. Dalam tubuh kita ditambah di kulit kita, jumlah bakteri jauh lebih banyak daripada jumlah sel darah di tubuh kita. saya juga sudah tulis. Hhee.. baca di sini ya https://mengejakata.home.blog/2020/05/08/bakteri/ , tentang bakteri. 😊🍀💮🌸
Pori-pori di tubuh ini juga merupakan lalu lintas pertukaran zat yang keluar dan masuk ke dalam tubuh kita. Zat-zat yang berguna ataupun tidak berguna dapat masuk melalui kulit kita. Kulit adalah bagian terluar tubuh kita sehingga menjadi pertahanan pertama kita dari penyakit maupun bakteri. Jika pun lolos, masih ada pertahanan selanjutnya yaitu sel darah putih kita, anti bodi kita dan lain-lain. Jadi berlapis.
Jika pertahanan tubuh kita kuat, kita tidak gampang sakit. Tapi jika lemah, kita akan mudah sakit. Yang paling terlihat adalah ketika kita luka.
Orang tertentu, lukanya akan mudah tertutup. Kalau luka kecil, cukup pakai daun pegagan. Atau kalau mau, pakai air liur juga tidak apa-apa. Kalau mau. Orang lainnya, luka kecil mudah mengakibatkan inpeksi. Jadi gampang sekali sakit.
Nah,, kulit kita juga memiliki kelenturan yang berbeda-beda. Tekstur kulit kita juga berbeda-beda. Misalkan, kulit di telapak tangan berbeda dengan di punggung tangan. Begitupun dengan di telapak kaki dengan di punggung kaki. Kulit di lengan kita berbeda juga dengan kulit di betis kita. kulit di perut kita, tentu berbeda dengan kulit di kepala kita.
Sekarang, coba bayangkan, seandainya kulit di telap tangan dan kaki kita ditukar dengan kulit di lengan kita? bisa kebayang kan.
Lainnya, kulit di muka kita ditukar dengan kulit di kepala kita? kan akan tegang sekali.
Nahh,, yang ciptakan kulit kita siapa? Tuhan Yang Maha Kuasa. Dengan segala detil-detilnya. Dengan segala struktur dan lapisan-lapisannya. Dengan segala perbedaannya pada organ-organ yang berbeda. Sungguh sempurna. Sungguh mengagumkan, menakjubkan. Lalu, masihkah kita merasa besar? Ternyata kita kecil sekali kan ya, lemah tak berdaya tanpa kuasaNya.
Itu dulu ya. Salam. Ja ne.. 😊🐞🦋🍂
