Selamat pagi, manusia… Semoga kehidupan selalu kita hidupi dengan baik dan bebas… Kan yang punya kehidupan kita, diri kita masing-masing, bukan orang lain, tentu IA yang memberikannya. ๐ฆโ๐
Mari mulai membaca.. ^^
Dalam banyak kesempatan, kata privilese atau previlage banyak dikatakan. Kata ini secara sederhana menggambarkan salah satu kelebihan yang dimiliki oleh seseorang, dan tidak dimiliki orang lainnya. KBBI daring menjelaskan bahwa kata ini dapat diartikan sebagai Hak Istimewa. Kata privilese mungkin tidak banyak kita dengar. Namun ini ada dan dapat membuat kehidupan seseorang berbeda-beda.
Hak istimewa (privilese) yang dimiliki oleh seseorang membuatnya bisa melakukan apa yang orang lain tidak bisa lakukan. Misalkan, seseorang yang hidup di kota, memiliki previlese berbeda dibandingkan dengan yang hidup di desa. Orang kota biasanya punya akses yang lebih terhadap banyak hal. Ia bisa dengan mudah dapatkan ‘sesuatu’ yang diinginkan. Berbeda akses dengan orang yang tinggal di desa. ๐ธ๐โ
Dalam hal kesempatan untuk mempelajari suatu ilmu. Bagi orang kota, ia akan banyak menemukan lembaga kursus, tempat belajar, ataupun pelatihan-pelatihan tentang ilmu apapun yang diminatinya. Tinggal ia mau atau tidak. Mampu atau tidak. Bagi orang desa, sebaliknya. Untuk mendapatkan ilmu yang sama, ia harus berusaha lebih. Ia harus punya modal lebih untuk mendapatkan ilmu yang diinginkan. Ia tidak akan mudah menemukannya di desanya. Akhirnya, pilihannya adalah dia harus merantau, atau paling tidak, ia bisa mengeluarkan uang ekstra untuk sekedar ikut belajar itu.
Nah, pada akhirnya, kita tidak bisa menyamaratakannya. Orang yang hidup di desa dengan orang yang hidup di kota. Kita punya hidup kita masing-masing. Jangan dibandingkan juga.โ๐ฆ๐
Pun dalam lingkungan kehidupan terkecil masing-masing orang, ia punya privilese berbeda dengan orang lain. Jadi, tidak cocok jika membandingkan kehidupan orang lain dengan kehidupan seseorang lainnya. Dua orang dengan usaha yang sama, pasti tidak akan mendapatkan hasil yang berbeda. Ada banyak faktor yang memengaruhi. Salah satu faktor pentingnya adalah privilese itu tadi.
|||Jangan bandingkan kehidupanmu dengan kehidupan orang lainnya. Iyaa, kalau itu membuatmu lebih semangat. Jika tidak?, maka kau yang akan rugi. Masing-masing kita punya jalan hidup yang berbeda. Kita boleh saja ingin menjadi seperti seseorang yang kita kagumi. Tapi selalu ingat diri kita sendiri, apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan, lalu berusaha dengan baik. Itu saja. |||
Kan juga, tidak enak dibanding-bandingkan dengan orang lain. Asalkan kita bertanggungjawab dengan pilihan dan apa yang kita lakukan, maka tidak perlu khawatirkan kehidupan kita yang tidak sama dengan kehidupan orang lain.
Ada orang yang menyadari bahwa ia memiliki privilese lebih dibandingkan dengan orang lain. Maka, ia bisa mengerti dan membantu orang lainnya yang tidak punya privilese yang sama dengan dia.
Tapi ya, ada juga yang tidak menyadari privilese yang dimilikinya. Akhirnya, ia malah merasa lebih baik daripada orang lainnya. Ia merasa hanya usahanya lah yang menjadikannya mendapatkan sesuatu. Padahal kan, tidak.
Pada akhirnya, kita hendaknya harus memahami bahwa masing-masing dari diri kita punya privilese masing-masing. Tidak perlu minder merasa lebih rendah dibandingkan dengan orang lain. Kita jalani saja hidup kita masing-masing. Berusaha sekuat tenaga kita. Dan tidak lupa kepadaNya yang telah memberikan kita kehidupan. Privilese tertinggi adalah IA masih selalu sayang kepada kita. Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan asalkan kita berusaha dan tetap bersyukur atas kehidupan yang diberikannya.
Itu saja.. ๐ ๐๐ธ๐ฆโ



