I’aanah

I’aanah adalah salah satu kitab yang dikaji di pondok pesantren. Salah satu bagian isi kitab ini adalah:

Paling tidak, kita bisa mengamalkannya sekali seumur hidup. Jika bisa, lebih sering lagi. Jika bisa, lebih sering lagi. ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ€๐Ÿ๐ŸŒธ

Runtuh ๐Ÿ

โ„Meruntuhkan sesuatu, secara umum untuk tidak mengatakan semua, lebih mudah dibandingkan membangun sesuatu.

Sebuah rumah yang dibangun bertahun-tahun, bisa diruntuhkan dalam waktu beberapa jam saja. Jika menggunakan alat berat, mungkin hanya beberapa menit saja. Sebuah gedung bertingkat juga memiliki keadaan yang sama. Lebih mudah menghancurkannya. Jadi mari tidak membanggakan apa yang kita miliki. Kita jaga dengan baik. Semuanya dariNya, IA bisa mengambilnya kapan pun. ๐ŸŒธ๐Ÿ€

Keadaan manusia juga sama. Citra diri setiap orang juga sama. Nama baik setiap orang juga sama. Nama baik setiap orang yang dikenal baik selama bertahun-tahun, bisa rusak hanya karena melakukan sebuah kesalahan sekali saja.

Secara logika, kan kita sebenarnya tidak adil sekali. Kita hanya melihat kesalahan yang dilakukannya saja, tanpa memikirkan kebaikan yang dilakukannya selama bertahun tahun. Kita memang lebih sering tidak adil, sebagai manusia.
Coba pikirkan baik-baik. Seberapa besar sih kesalahannya sehingga kita langsung melabel ia tidak baik?. ๐Ÿฆ๐Ÿ’ฎ๐Ÿž

๐ŸŒฟ๐Ÿฆ‹Tapi yaa, namanya juga manusia. Kita lebih senang melihat kesalahan orang lain yang hanya sedikit dibandingkan kebaikannya yang lebih banyak. Mari belajar tidak mewajarkan nya.
Sudah lah, kita belajar melihat kebaikan orang lain.


Dugaan saya:
Jangan-jangan, kita lebih senang melihat keburukan orang lain agar kita punya pembenaran bahwa kita lebih baik?

Jangan-jangan, kita lebih melihat keburukan orang lain dan malah mencari-carinya karena kita tidak dapat kebaikan darinya?

Jangan-jangan, kita senang melihat keburukan orang lain karena kita sadar bahwa kita lebih buruk darinya?


Kita punya keburukan kita sendiri. Orang lain punya keburukannya sendiri. Fokus perbaiki keburukan kita dengan yang lebih baik. Sedapat mungkin kita berusaha menutupi aib saudara-saudari kita, sambil saling menasehati jika kita punya hak. ๐ŸŒผ๐Ÿž

Runtuh dan terbangun itu akan saling bergiliran dalam hidup. Jadi biasa saja lah. Yang penting tetap perbaiki diri.

Tradisi masyarakat Jepang, jika ada cangkir yang retak, maka mereka akan menambalnya dengan emas, menambalnya dengan yang terbaik.
Keburukan kita juga seharusnya sama. Kita ganti dengan yang lebih baik.
Semoga kita bisa. ๐Ÿ˜Š๐Ÿ€๐Ÿ’ฎ

Reruntuhan di Qur’aniyah, 2020

Nyaman ๐Ÿฆ‹

Kali ini, hanya sebuah kutipan dari Kitab Asar al-Tauhud fi Mawamat Abi Sa’id, hal. 326-327.

Meski hanya sebuah kutipan, semoga saja kita bisa mengambil manfaat. Kutipan ini diambil dari twitter: @thoriqotuna.


๐ŸŒธ๐ŸŒผAbu Sa’id Ibn Abi al-Khair ditanya:

“Ada berapa jalan untuk menuju Tuhan? “

Dijawab:

“Sangat banyak. Namun jalan yang paling dekat, baik, dan cepat adalah jalan dengan memberikan kenyamanan pada orang lain. Inilah jalan yang aku tempuh” ๐Ÿ’ฎ๐Ÿž


Perlakukan lah orang lain, sebagaimana kita ingin diperlakukan orang lain. Hargai orang lain. Bukan karena kita ingin orang lain menghargai kita, tapi karena kita menghargai makhluknya. Berilah kenyamanan kepada orang lain, karena IA lebih senang seperti itu. ๐Ÿฆ‹

Jika belum bisa membagi kebaikan, paling tidak, tidak membagi keburukan. ๐ŸŒธ

Di komplek Kuil Asakusa, Tokyo, ๐Ÿ‡ฏ๐Ÿ‡ต

Achievement – Pencapaian ๐ŸŒธ๐Ÿ’ฎ

In between defeat and failure in life, a small achievement needs to be remembered.. ^^

Di antara kekalahan dan kegagalan dalam kehidupan, pencapaian kecil perlu dikenang.. ๐Ÿ’ฎ

Not how big the achievement is, but how serious you try and strive for that achievement.

Bukan seberapa kecil pencapaian itu, tapi seberapa sungguh engkau berusaha dan berjuang untuk pencapaian itu. ๐Ÿ€

If you have done your best, then there is no time to worry about the failure. We will always be satisfied with the achivements we get.

Jika kita melakukan yang terbaik, tak ada waktu lagi tuk khawatir kegagalan. Kita akan selalu puas dengan pencapaian yang kita dapatkan. ๐Ÿž

In the next day, we will strive to realize again the other achievements we want

Di hari selanjutnya, kita akan berusaha mewujudkan lagi pencapaian lain yang kita inginkan. ๐Ÿฆ‹

Can be in Japan, in 2018, with friends from Indonesia and Vietnam, ia one of the valuable achievements.

Bisa berada di Jepang, di tahun 2018, bersama teman-teman dari Indonesia dan Vietnam, adalah salah satu pencapaian yang paling berharga. ๐Ÿฆ

This is our group. We won ๐Ÿ˜Š๐ŸŒธ๐Ÿ’ฎโ„

I do miss all of you, guys and girls.. ๐Ÿ™‚