Tanya siapa? ๐Ÿฆ‹

Kita harus bertanya kepada siapa?
Tanyakan kepada diri sendiri, apa yang sebenarnya kita inginkan. Yang lebih tahu kan, hanya diri kita.

โ€œIkuti kata hatimuโ€
Tutur seseorang kepada sahabatnya yang sedang bingung menentukan sesuatu.

Apakah mengikuti kata hati itu selalu benar?
Iya. Tapi, kita harus bisa bedakan, antara kata hati dan kata nafsu kita. Kita juga hendaknya harus tahu, yang kita dengar itu adalah benar-benar kata hati kita. atau kah, yang kita dengar itu adalah nafsu kita. Yaahh, namanya juga manusia, kita lebih sering mendengarkan kata nafsu kita, bukan kata hati kita. ๐Ÿ€๐ŸŒธ

Lalu, solusinya?

๐Ÿ’ฎ๐Ÿ€Minta saja kepada-Nya dengan penuh harap. Selalu meminta kepada-Nya. Insyaallah, IA akan selalu menunjuki dan menuntun kita mendengarkan kata hati.

Jadi, mari menjaga baik-baik hati kita. Titipkan kepada-Nya, agar aman.
Berbahagialah,,,
Mereka yang menjadikan HATI sebagai RAJA, dan menjadikan NAFSU sebagai BUDAK. Semoga kita bisa, Amiin YRA. ๐Ÿ˜Š๐Ÿ€๐Ÿ’ฎ


Dalam banyak hal, menanyakan sesuatu kita lakukan ketika kita tidak mengetahui tentang suatu hal. Tentunya, kita hendaknya bertanya kepada orang yang lebih mengetahui tentang hal itu. Jangan tanya ke yang tidak tahu. Ya, jadi tambah bingung. Atau kadang tidak bingung, tapi salah sekalian.

Saat ini, kita sering atau selalu disajikan berita-berita dan informasi dari banyak arah. Melalui handphone, televisi, komputer dll. Banyak yang membuat kita bingung karena tidak tahu mana yang benar, mana yang salah. Setiap orang bisa berkomentar bebas. Padahal, dia belum tentu tahu apa yang sebenarnya terjadi. Padahal ya, dia tidak ahli tentang hal itu namun sok lebih ahli. Lalu, ketika orang yang benar-benar mempelajari hal itu mengatakan hal yang berbeda, dia malah tidak terima. ๐Ÿฆ—โ„

Nah,, jika kita mendapatkan informasi, jangan langsung dipercaya. Jika memang yang disampaikan itu logis dan dari ahlinya, mungkin itu lah yang lebih benar. Tapi jika yang disampaikan tidak logis dan bukan ahlinya, maka jangan percaya. Kita sendiri yang rugi. ๐ŸŒผ๐Ÿž๐ŸŒฟ

Mari bertanya kepada ahlinya. Jangan bertanya kepada yang bukan ahlinya. Kita yang akan tersesat. Bertanya tentang agama, tentu kepada ulama yang benar-benar alim. Bertanya tentang harga-harga barang di pasar, tentu kepada para pedagang. Bertanya tentang motor kita yang rusak, tentu ke tukang bengkel.
Jangan salah bertanya ya.. Sampai jumpa.. ๐Ÿ˜๐Ÿ€๐Ÿ’ฎ๐Ÿž

Bertanya kepada padi dan rumput yang bergoyang di pagi hari.

Amir khan – Film Dangal

๐Ÿฆ‹โ„๐Ÿฆ

Selalu hormati Ibu pertiwi. Semakin kau menghormatinya, makin banyak penghargaan yang kau terima balik”Pesan Amir khan (Mahavir) dalam film ini kepada putrinya sebelum memasuki area gulat.


Baiklah, tulisan kali ini membahas tentang sebuah film Amir Khan lagi. Memang, film yang dibintanginya selalu bagus. Perjuangan selalu menjadi tema. Perjuangan apa pun. Melawan diri sendiri, melawan stigma masyarakat, atau melawan nasib yang tidak semua orang berani dan mampu. ๐Ÿ’ฎ

Kisah ini diambil dari kisah nyata. Di akhir dan di awal film akan diberitahukan juga.๐Ÿฆ‹

wallpapercave.com

Mahavir adalah seorang mantan pegulat. Ia memenangkan banyak pertandingan. Namun ia tidak berhasil di tingkat nasional. Ambisinya tidak pernah padam. Ia bertekad, anak-anaknya harus membawa impiannya yang belum terwujud. Ia mengidamkan anak lelaki. Tapi ternyata, yang lahir selalu anak perempuan.
Lalu, setelah beberapa kejadian, ia memutuskan untuk melatih anak perempuannya menjadi pegulat. ๐Ÿž๐Ÿ€

Tidak umum di desa itu jika ada perempuan yang menjadi pegulat. Namun ia tetap bertekad. Akhirnya, ya, semua penduduk membicarakan dan mengejeknya. Ia dianggap gila. Bagaimana tidak, kedua anak perempuannya dilatih seperti anak laki-laki pada umumnya. Pokoknya, anaknya menjadi seperti tersiksa. ๐Ÿ‚๐Ÿ

Suatu ketika, Geeta dan Babita sudah tidak tahan dan mengeluh dengan perlakuan ayahnya. Ia menyesal memiliki ayah seperti ayahnya. Lalu, seorang temannya yang cuma perempuan biasa, yang akan dinikahkan dengan lelaki yang bahkan tidak dikenalnya, berkata bahwa, apa yang salah dengan ayah mereka. Ia berkata:

๐Ÿ€“Aku ingin memiliki ayah sepertinya. Setidaknya, ayahmu memikirkan kalian. Kalau tidak, kehidupan kita ini, begitu anak perempuan lahir, ajari dia memasak dan bersih-bersih, suruh dia melakukan semua tugas rumah tangga. Dan begitu berusia 14 tahun, kawinkan dia. Menyingkirkan ‘beban’ itu. Dan serahkan dia kepada seorang lelaki, yang tak pernah ia lihat sebelumnya. Buat dia mengandung dan membesarkan anak-anaknya. Itu hal yang cocok untuknya. Setidaknya, ayahmu menganggap mu anaknya. Ia berjuang melawan seluruh dunia. Ia diam saja membiarkan ejekan mereka.
Mengapa?
Agar kalian berdua memiliki masa depan, memiliki kehidupan. Apa yang salah darinya?” ๐ŸŒธ

Film Amir khan yang ini ialah juga tentang melawan tabu.

Scene selanjutnya, ketika Geeta menantang anak laki-laki yang paling dianggap hebat ketika bergulat, Mahavir bangga. Temannya memang mengoloknya dan memberi tahu bahwa masih ada waktu untuk Geeta mundur, Mahavir tetap percaya pada putrinya. Malah, ia tetap bangga. Ia berkata:

Sebelum bertarung dalam laga, kau harus bertarung melawan rasa takutmu. Setidaknya, putriku sudah mengatasi rasa takutnya.” ๐Ÿฆ‹๐Ÿž

Prinsip yang selalu dipegang Mahavir:
“Juara tak tumbuh di pohon. Kau harus memupuk nya. Dengan cinta, dengan kerja keras dan dengan semangat”

Nah, satu hal di episode terakhir yang sangat menyentuh juga. Ayahnya ternyata tidak bisa menyaksikan dan memberi semangat terhadap Geeta di pertandingan finalnya.
Di bagian awal-awal, Mahavir menyuruh anaknya untuk terjun ke sungai, lalu naik sendiri. ๐ŸŒฟ๐Ÿ’ฎ

Ternyata pesan tersembunyi nya adalah akan selalu ada saat di mana kita harus berjuang sendiri, menyemangati diri sendiri. Orang-orang yang selalu mendukung kita tidak selalu ada di sisi kita. Jadi, kita haruslah belajar untuk tetap berjuang, bagaimanapun keadaan kita, bagaimana pun keadaan tidak mendukung kita.
Apa salahnya tetap berjuang?
Kalau kita menyerah, tidak ada yang akan peduli. Lalu kenapa harus menyerah?


Tonton saja langsung filmnya ya. Baguuuussss sekali.. Jaa nee ^^

Ikigai ๐Ÿ’ฎ

๐Ÿฆ‹๐Ÿž๐Ÿ’ฎ

Selamat malam, kawan-kawan.. ๐Ÿ˜


Bangsa Jepang dikenal sebagai bangsa yang memiliki etos kerja yang tinggi, dalam kesehariannya. Ada istilah workaholic, yaitu orang-orang yang gila kerja. Dengan etos tersebut, masyarakat jepang memiliki kemampuan untuk cepat pulih. Misalkan, setelah perang dunia, ataupun setelah Bom Atom di Hiroshima dan Nagasaki. Dalam beberapa tahun selanjutnya, Jepang sudah bangkit dari keterpurukannya. Masyarakat Jepang dengan karakter yang dimilikinya, berhasil bangkit dan lebih baik lagi. Selain itu, ada banyak hal yang mungkin tidak banyak dikenal dikenal orang. Istilah IKIGAI. Istilah ini boleh diingat baik-baik

Secara harfiah, ‘iki‘ artinya hidup, ‘gai‘ artinya alasan. Jadi secara sederhana bermakna alasan untuk hidup. Ini lah salah satu faktor yang menjadikan masyarakat Jepang seperti saat ini. Di tengah perkembangan teknologinya yang canggih, mereka masih melestarikan budaya dan tradisi yang lalu. Memang mereka juga punya kekurangan, siap yang tidak punya. Tapi kita patut belajar bari mereka. ๐Ÿฆ๐Ÿฆ‹๐Ÿž

Ikigai memiliki lima prinsip, setidaknya menurut Ken Mogi, seorang penulis, yaitu:

#Awali dengan hal yang kecil

#Bebaskan dirimu

#Keselarasan dan keseimbangan

#Kegembiraan dari hal-hal yang kecil

#Hadir di tempat dan waktu sekarang

Mungkin nanti kita bahas masing-masing ya. Untuk sekarang, kita mikir-mikir dulu saja. Ingat-ingat kelima prinsip tersebut. Resapi baik-baik. ๐Ÿ€

Kelima prinsip ikigai itu lah yang mendasari sifat masyarakat jepang saat ini.

Salah satu contohnya, kegembiraan dengan hal-hal kecil. Ini bisa ditemukan di sebagian besar masyarakatnya. Buktikan saja kalau tidak percaya. Dengan menyenangi hal-hal yang kecil, mereka menjadi sangat detil dalam hal yang dilakukan, hal yang mereka kuasai. Bagaimana tidak dikuasai, selama bertahun-tahun mereka telaten mempelajari dan menikmati hal kecil yang mereka senangi. Ada yang ahli membuat ramen. Sampai detil-detilnya, mereka paham betul. Jadi, tidak jarang ada toko atau warung ramen yang usianya melebihi 100 tahun, diturunkan dari generasi ke generasi. ๐ŸŒฟ๐ŸŒธ

Ada juga yang ahli membuat pisau. Mereka mencurahkan seluruh tenaga dan semangatnya untuk hanya membuat pisau. Bagi mereka, tidak hanya, tapi segalanya. Mereka mencari bahan-bahan terbaik dari tempat-tempat terbaik. Membuatnya dengan detil, sepenuh hati juga. Sederhana memang, hanya membuat pisau. Tapi bagi mereka, itulah kehidupan mereka. Gagangnya dipilih kualitas terbaik. Besinya, ukirannya, mereka cari yang paling berkualitas. Mereka juga tidak segan meminta pendapat jujur dari pelanggannya. Lalu, mereka perbaiki. Hebat memang. ๐Ÿ€๐Ÿž๐Ÿฆ‹

Jika ada kawannya yang lebih baik, mereka berusaha lebih baik lagi. Saling menyemangati satu sama lain.

Kita, belum tentu bisa, tapi kita bisa sedikit demi sedikit belajar dari mereka. ๐Ÿ˜Š๐Ÿ

Nah, prinsip ikigai tersebut saya baca di bukunya Ken Mogi, judulnya ikigai. Ke depan, kita ulas satu per satu ya.
Jaa nee.. ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ’ฎโ„๐Ÿ€


Sampul bukunya, bagi yang mau cari ^^

Kepastian ๐Ÿ˜

Selamat malam,,, maaf ya, telat.. Tapi, semoga tetap dibaca. Yoroshiku onegaishimasu… ^^

โ„๐ŸŒธ๐ŸŒฟ

Mengapa banyak orang yang takut pada ‘ketidakpastian‘?

Bukan kah menarik, kita menjalani kehidupan yang tidak pernah kita duga sebelumnya. ๐Ÿž

Bukan kah menarik, kita tidak mengetahui apa yang akan kita hadapi ke depannya. ๐Ÿฆ‹

Bukan kah menarik, kita tidak tahu bahwa apa yang sudah kita alami, kejadian-kejadian, peristiwa, kekecewaan, kebahagiaan, et cetra ternyata menjadikan kita seperti saat ini, menjadikan kita lebih baik. Hari ini dan seterusnya. ๐Ÿฆ—

Jadi…

Kenapa takut?

Jadikan lah ketidakpastian itu teman kita sehari-hari.

Kita hanya bisa hubungkan titik-titik kehidupan yang telah kita lalui ke depan, bukan ke belakang. Meski kita kadang berjalan pincang, yang penting tetap di jalan yang baik, jangan takut. !!! ๐Ÿ˜Š

Mari nikmati ketidakpastian…


Bukan kah, selalu ada yang memastikan kebaikan untuk kita pada jalan apa pun yang kita pilih.

Yakin saja,, IA yang selalu memastikannya. IA tidak pernah ingkar janji, kan.

Ini ada bonus sedikit.. Hhee

๐Ÿƒ๐ŸŒธ๐Ÿ
Terkadang,,
kau belum mendapatkan sesuatu
yang kau inginkan,
meskipun sudah berusaha dengan baik,
karena
sebagian hatimu
masih belum benar-benar menginginkannya..”
Kalau kata Pak Cik Andrea,
“Tuhan belum selesai menghitung.
Jika saatnya, ia akan selesai menghitungnya (-red)

If you want to get something,,
chase it heartfully.. ๐Ÿ˜Š
God still counting.. ๐Ÿ™‚

#Selamat malam. Oyasuminasai.. ๐Ÿ˜๐Ÿ€๐Ÿ

Di sebuah pagi, di ujung sawah sebelah barat. By: Amrul

Biji ๐ŸŒฑ

๐Ÿ๐Ÿ€ Mari mengeja tanaman lagi.. ๐Ÿ˜Š


Umumnya, biji suatu tanaman akan tumbuh dengan baik jika terkubur atau berada di tanah yang subur. Biasanya, hasil pelapukan atau dekomposisi bahan-bahan organik. Tanah yang subur itu tanah yang cukup. Airnya cukup, tanahnya cukup, seresahnya cukup, bakterinya cukup, unsur haranya cukup, pasirnya cukup, dll. Jadi, memang harus lengkap.

Pada biji suatu tanaman, misalkan biji kacang panjang atau kedelai, tunas tidak muncul lebih dahulu. Bagian yang akan terbentuk lebih dahulu adalah akar pada titik tumbuh. Sedikit demi sedikit, biji yang memperoleh air yang cukup menumbuhkan akar. Mulai dari akar utama, kemudian akar sekunder, lalu akar serabut dan rambut-rambut akar. Melalui bagian ini lah sebuah biji menyerap air. Hari demi hari, akar menjadi semakin membesar. Jika sudah dirasa cukup kuat, secara perlahan, tunas pun akan mulai tumbuh. Beberapa hari setelahnya, melalui tunas itu terbentuk batang dan daun yang masih lemah. Masih mudah sekali patah. ๐Ÿ€๐Ÿ‚

Akar terus menyerap air sesuai kebutuhan tanaman. Batang dan daun terus berkembang memperkuat diri. Sel-sel tanaman sedikit demi sedikit memperbanyak diri dan membagi-bagi tugas. Ada yang menjadi inti batang, ada yang menjadi kulitnya, ada yang menjadi tulang daun, menjadi daunnya, et cetra.

Yang menarik adalah segala bentuk gambaran masa depan biji tersebut (bentuk daun, bentuk batang, bentuk akar, dll) sudah tersimpan dalam file gen-nya. Sedari awal, sifat-sifat tanaman sudah ada dalam sel tanaman, khususnya di kromosom yang berisi gen. Menakjubkan bukan? ๐Ÿ˜Š๐Ÿ€ IA menciptakannya sempurna.

Tentunya, faktor-faktor lingkungan juga sangat memengaruhi. Sehingga, yang benar-benar terbentuk nantinya adalah kerjasama antara sifat yang tersimpan di dalam tanaman dengan lingkungannya. Jika lingkungan mendukung, makan tanaman dapat tumbuh dengan baik. Tapi jika tidak mendukung, maka tanaman akan berusaha bertahan hidup dengan baik. ๐ŸŒธ๐ŸŒฟ

Biji tentunya tidak bisa tumbuh baik sendirian. Ada banyak faktor yang memengaruhi. Ada yang beruntung hidup di lingkungan yang lengkap, ada juga yang hidupnya harus susah payah biar bisa tumbuh. Seperti juga kita dalam kehidupan kita. ๐Ÿ™‚

Namun, kita juga harus ingat, adanya sebuah biji, tentu berasal dari buah. Buah berasal dari tanaman. Tanaman tumbuh dari biji. Terus berputar.
Yang cerdas ialah Pencipta kehidupan ini. Yang Maha Segalanya adalah yang merancang kehidupan ini. Sederhana kelihatannya, kompleks di belakangnya. Sempurna IA ciptakan kehidupan di dunia ini. ๐Ÿ˜Š๐ŸŒธ

Lalu, masihkah kita tidak sadar?
Mari masing-masing bangunkan diri sendiri. Oks. Selamat menikmati hidup.


Sumber: freepik.com/brgfx