Bagi orang yang sering ke sawah, ia akan familiar dengan belalang. Bagi yang sering pergi ke kebun, juga sama. Bahkan di taman-taman juga banyak belalang. 🌿🍂
Secara ilmiah, Belalang yang sering kita lihat termasuk ke dalam Ordo Orthoptera dan Ordo Mantodea. Kedua ordo ini diwakili oleh belalang, seperti balang bambong (bahasa sasak), belalang minyak, belalang tanah, termasuk ke dalam Ordo Orthoptera. Sedangkan belalang sembah atau bahasa sasak nya balang kandik mewakili Ordo Mantodea.
Siklus hidup belalang ini termasuk dalam metamorfosis tidak sempurna. Jadi dari telur, menetas menjadi nimfa, lalu sedikit demi sedikit menjadi belalang dewasa. Telur belalang dapat kita lihat di rerumputan, ranting pohon, ataupun di bawah dedaunan.
Makanan belalang adalah dedaunan sehingga dapat menjadi hama bagi pertanaman. Tapi, ada juga yang memakan serangga lain seperti belalang sembah. Bahkan, belalang sembah punya sifat unik. Dia kasang memakan bagian tubuhnya sendiri.
Terkait dengan belalang, ada salah satu belalang yang hidup dalam jumlah yang banyak. Lalu, di saat tertentu, ia dapat menjadi masalah serius di bidang pertanian. Namanya belalang kembara kalau di Indonesia. Beberapa bulan lalu, belalang ini menyerang wilayah di bagian barat negara India dan sekitarnya. Ini adalah serangga belalang kembara yang terbesar selama 26 tahun terakhir. Belalang kembara yang menyerang.
Belalang kembara ini merugikan karena ia hidup dalam jumlah yang banyak sekali. Ratusan ribu hingga jutaan. Jadi ia berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya setelah memakan tanaman yang ada di sana. Daun tanamannya dimakan habis, hanya menyisakan tulang daunnya saja. Tapi ini tidak terjadi setiap saat. Di saat normal, ia hidup seperti halnya belalang lainnya.
Belalang kembara yang menyerang india ini terdiri dari beberapa spesies belalang kembara. Ia mengembara sejauh 150 km per hari dan memakan tanaman untuk persediaan sekitar 2.500 orang. Ia makan hanya sehari itu saja. Semuanya habis. (dikutip dari https://www.zeebiz.com/india/news-what-are-locusts-all-you-need-you-to-know-as-india-faces-worst-attack-in-26-years-127741/amp).
Ini baru serangan satu makhlukNya, belum yang lainnya. Jadi jangan pernah sombong lah.

Bagi yang belum tahu, jumlah ordo (bangsa) serangga yang diketahui ialah sekitar 29 sampai 32 ordo. Ini didasarkan pada bentuk luarnya. Semuanya mewakili masing-masing pembagian serangga secara lebih umum dari jenis-jenis serangga.
Sebagai contoh. Nyamuk dan lalat, termasuk dalam bangsa Diptera. Semut, lebah, tawon, tebuneng (bhs. sasak) adalah bagian dari bangsa Hymenoptera. Capung termasuk bangsa Odonata. Dan masih banyak lainnya. Panjang jika ditulis semua. Jika mau, nanti nanya-nanya saja. Hhee
Itu saja ya, untuk hari ini.. See yaa 😊🍁🌿






